Sabtu, 12 November 2011

PERBEDAAN Sistem Operasi, Software Aplikasi, Dan Bahasa Pemrogaman


Sistem Operasi

Sistem operasi (bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi boot diri.
Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:
1.      Keluarga Microsoft Windows - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, dan Windows 8 yang akan dirilis pada tahun 2012 atau lebih lambat)).
2.      Keluarga Unix yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan GNU/Hurd.
3.      Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran Apple yang biasa disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah Mac OS X versi 10.6 (Snow Leopard). Musim panas 2011 direncanakan peluncuran versi 10.7 (Lion).

Fungsi-Fungsi Sistem Operasi :
1.      Resource Manager > Fungsi Resource Manager adalah untuk mengalokasikan sumber daya, seperti CPU, printer, drive, memori, dan lain sebagainya.
2.      Interface           > Fungsi interface adalah sebagai perantara antara user dengan hardware untuk menyediakan lingkungan yang bersahabat. Dengan demikian, user tidak memiliki kekhawatiran untuk mengoprasikan perangkat level bawah.
3.      Guardian          > Fungsi guardian adlah untuk menyediakan control akses yang melindungi file dan member pengawasan pada pembaca/penulisan/eksekusi data dan program.
4.      Optimizer          > Fungsi optimizer adalah untuk menjadwal peng-inpu-an oleh user, pengaksesan basis data, proses komputasi, dan pengeluaran output untuk meningkatkan kegunaan.
5.      Accountant       > Fungsi Accountant adalah untuk mengatur waktu CPU, penggunaan memori, disk storage, waktu connect terminal dan pemanggilan I/O.
6.      Server               > Fungsi server adalah untuk menyediakan layanan yang sering dibutuhkan user, baik secara eksplisit, maupun implicit seperti mekanisme akses file.
7.      Coordinator     > Fungsi coordinator adalah untuk menyediakan fasilitas sehingga aktivitas yang kompleks dapat diatur untuk dikerjakan dalam urutan yang telah disusun sebelumnya.



Software Aplikasi

Software aplikasi atau software aplikasi adalah software program yang memiliki aktivitas pemrosesan perintah yang diperlukan untuk melaksanakan permintaan pengguna dengan tujuan tertentu. Software aplikasi terdiri dari :
Bahasa pemrograman (programming language)
1.      Program aplikasi (Application Program)
2.      Program paket / paket aplikasi (packet program)
3.      Program utilitas (utility program)
4.      Games dan entertainment dan lain-lain
Untuk mendukung operasi software aplikasi di atas tugas pengguna komputer dibagi menjadi :
1.      Analis System
2.      Programmer
3.      Operator
4.      Administrator Database, yaitu orang yang bertugas melakukan definisi dan manipulasi software database. Ini dibutuhkan jika software yang dioperasikan akan menggunakan aplikasi database.
5.      Administrator Jaringan, yaitu orang yang bertugas mengelola software system operasi, software aplikasi yang digunakan dalam sebuah jaringan komputer


Bahasa Pemrogaman

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:
1.      Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
2.      Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bah.Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
3.      Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
4.      Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.
Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.
Bahasa pemrograman tidak lain adalah sebuah cara untuk berkomunikasi dengan mesin, dan mesin yang sedang kita tuju dan kita ajak untuk berkomunikasi adalah komputer. Terlepas dari tipe komputer tersebut, tentunya memerlukan bahasa yang menjembatani komunikasi antara anda sebagai manusia dengan komputer sebagai mesin. Mesin adalah mesin. Yang membuat mesin tersebut menjadi berguna adalah dengan memberikan instruksi kepadanya menggunakan bahasa yang dapat dimengerti oleh mesin.
Jadi pendek katanya adalah, sebenarnya semakin canggih mesin, semakin canggih juga bahasa pemrograman yang digunakannya. Mengikuti perkembangan teknologi informasi yang semakin mudah dan canggih, perkembangan bentuk dan ukuran mesin semakin lama semakin mengecil dibandingkan dengan pendahulunya. Ukuran tentunya bukan lagi masalah jika yang anda cari adalah fungsi. Karena walaupun perangkat keras teknologi informasi masa kini lebih kecil, tetapi sudah bisa dipastikan berfungsi lebih baik dan mutakhir. Begitu juga perkembangan bahasa pemrograman yang dibutuhkan oleh mesin tersebut.
Bahasa pemrograman tidak terlepas juga dari platform di mana bahasa pemrograman tersebut digunakan. Platform sistem operasi yang berkembang sekarang sudah mendukung bahasa pemrograman. Variasi nama, bahasa, dan mode bahasa pemrograman semakin banyak.
Beberapa bahasa pemrograman adalah:

·           Pascal
·           Basic
·           C atau C++
·           Cobol
·           Java
·           Fortran
·           Ada
·           Clipper

Minggu, 16 Oktober 2011

MANFAAT IT DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI & TANTANGANnya DI MASA DEPAN

Kita sering mendengar istilah IT baik di masyarakat maupun di sekolah dan di kampus. Dan juga kita sering menggunakannya. Tetapi terkadang kita belum tau, apa sih IT itu? Dan apa manfaatnya di kehidupan sehari-hari. Kali ini kita akan membahasnya,

IT adalah Internet Teknologi.

Nah manfaatnya bagi kehidupan kita sehari hari adalah…

INFORMASI

Bagi pemuda penerus bangsa,kita kita nggak boleh jadi anak GAPTEK,justru itu kita kita harus sering banget buka Internet untuk mengetahui informasi terkini di dalam negeri tercinta ini,bahkan di dunia yang damai ini

TAMBAH TEMAN

Di Internet kita bise chatting, saling mengirim email, atau yang lainnya, itu merupakan cara maya kita kita untuk menambah teman didunia maya

PENDIDIKAN,

Pemuda Indonesia harus berpendidikan, buka aja Internet, kita kita pasti akan tambah ilmu dalam IT umumnya,khususnya Internet.

Example: Selesein tugas, sekolah jaman sekarang nggak gampang,bahkan sekarang guru kita kita aja sudah ngasih tugas itu mengikuti jaman, jadi kita harus cari di Internet.

Dengan kehadiran IT di dalam dunia pendidikan Beberapa dampak positif seperti IT dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang efektif dan efisien, IT sebagai pemberdaya dosen dan siswa, dan IT juda bermanfaat sebagai pengembang metode serta diseminasi hasil penelitian.

HIBURAN

Biar nggak bosen kite main aja Game Online. Bagi maniak game, coba saja game terbaru secara online.

DOWNLOAD

Kita bias mendownload data/ file yang kita butuhkan. Misalnya, lagu, artikel, video, dll.

BISNIS

Di Internet kita bisa melakukan bisnis kita secaraonline. Sekarang banyak perusahaan menggunakan akses online untuk distribusi dan iklan produknya.

TANTANGAN IT DI MASA DEPAN

Berdasarkan keterangan International Academy of Digital Arts and Sciences (IADAS), tantangan yang dihadapi masyarakat di antaranya penggunaan internet, kebijakan pemerintah dan perkembangan bisnis sehingga para ahli diminta segera bertindak.

Sejalan dengan perjalanan internet yang memasuki decade keempat, IADS percaya bahwa lima tahun ke depan harus meningkatkan perlindungan privasi, hukum hak cipta, netralitas internet, keterbukaan dan keamanan internet.

Tantangan pertama adalah perlindungan privasi. Saat ini, masyarakat dunia maya berbagi banyak kehidupan pribadi melalui jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Masyarakat juga mulai lebih sering menyimpan data digital di sistem cloud (sistem awan) dan ponsel.

Meskipun informasi yang dikumpulkan secara digital dapat dipersonalisasi di internet, namun tetap saja muncul kekhawatiran bahwa data tersebut dapat dikumpulkan dan dijual pihak lain, tanpa sadar dan digunakan untuk merugikan pengguna.

IADS percaya bahwa industri harus mengambil langkah cermat melawan mitos perdebatan privasi dengan menetapkan standar global, memberikan kebijakan transparansi serta mendidik pengguna internet.

“Sebagai contoh, Facebook yang diselimuti kasus pemanfaatan data pengguna tanpa izin harus mempertanggungjawabkan tindakan mereka secara transparan ke publik,” tulis media Business Insider.

Saat ini, Electronic Frontier Foundation berambisi untuk memperluas hak-hak privasi pengguna di dunia nyata ke dalam produk digital dengan mempromosikan teknologi proteksi privasi.

Tantangan kedua adalah memodernisasi Undang-undang Hak Cipta. Aturan hak cipta telah tertingal jauh di belakang kurva teknologi. Audio, video, buku elektronik (e-book) dan artikel online dapat digandakan dan dipertukarkan hanya dengan menekan satu tombol. Di lain pihak, kebijakan kepemilikan produk sangat tidak mendukung di dunia digital.

IADAS menyarankan Undang-undang Hak Cipta yang baru dan lebih baik. “Untuk pengunaan internet yang berguna dibutuhkan aturan hak cipta yang berpotensi tinggi, baru dan modern sehingga merefleksikan hubungan antara teknologi dan kreativitas,” tulis keterangan IADAS.

Sebagai contoh, pengamat teknologi Anil Dash mencatat bahwa pelanggaran hak cipta paling mencolok tampak di video campuran lagu para artis di YouTube. Karya ini dapat dilihat sebagai pernyataan politik kolektif soal pembangkangan masyarakat. Pemerintah harus mendorong restrukturisasi politik online sehingga semua lapisan masyarakat tidak dirugikan.

Organisasi nirlaba Creative Commons saat ini mengembangkan dukungan dan infrastruktur hukum dan proses teknis untuk memaksimalkan kreativitas, pertukaran data dan inovasi digital.

Tantangan ketiga adalah memastikan netralitas internet. Pendukung netralitas internet percaya bahwa penyedia layanan internet (Internet service providers / ISP) harus memperlakukan semua lalu lintas web dengan sama.

Pengamat teknologi AS Vint Cerf yang dianggap banyak orang sebagai tokoh terkemuka internet percaya bahwa prinsip netralitas dapat meningkatkan kompetisi dan inovasi individu untuk menciptakan konten dan layanan terbaik.

“Terlalu banyak aturan membuat operator jaringan melakukan diskriminasi dalam mendukung berbagai jenis layanan. Ini mengganggu berbagai pihak dan menempatkan operator sebagai pengendali aktivitas online,” tulis Cerf.

Apa yang harus dilakukan untuk masa depan adalah para pemimpin industri dan pembuat kebijakan duduk bersama mengidentifikasi solusi demi menjamin perlakuan adil terhadap semua lalu lintas internet. “Bagaimanapun, solusi ini juga harus memberikan fleksibilitas yang cukup bagi ISP untuk mengelola jaringan dan layanan secara efisien,” tulis IADAS.

Tantangan keempat adalah menjaga keterbukaan web. Pencipta World Wide Web tim Berners-Lee menulis di Scientic American, “dengan merancang protokol komputer dan perangkat lunak, proses penggunaan sebenarnya di luar kontrol manusia. Kita berhak memilih properti yang kita inginkan dan tidak.”

Sayangnya, dengan keberadaan jejaring sosial dan perangkat seluler yang dibangun dengan platform tersendiri, Web diambang bahaya karena berada dalam lingkungan yang terfragmentasikan. Peserta IADAS memperingatkan keberadaan aplikasi seluler dan jejaring sosial yang cenderung membatasi interaksi Web dan kekuatan komunal.

Tantangan kelima adalah kekuatan pengamanan internet. Menyimpan data secara online sangat menyenangkan dan efisien namun kemudahan itu memiliki harga tersendiri. Muncul ketakutan di pengguna facebook atau data perbankan internet bahwa informasi pribadi mereka bisa jatuh ke tangan yang salah.

Contoh dugaan paling besar adalah pemerintah China yang menuduh Google di awal 2010 menyebarkan data pribadi penguna. Keberadaan situs Wikileaks juga menunjukkan betapa data pribadi dapat dimanfaatkan orang lain dan bocor di masyarakat.